SEKOLAH ADIWIYATA
Tim APPEL, Penjaga Lingkungan SMA Batik 1 Solo


SMA Batik 1 Solo - smubatik1-solo.sch.idSMA Batik 1 Solo - smubatik1-solo.sch.id

Kecintaan pada lingkungan sekitar walaupun masih terbatas tapi harus dimulai sedini mungkin. Omong-omong, SMA Batik 1 Solo memiliki cara sendiri untuk menumbuhkan rasa cinta lingkungan kepada siswa. Salah satunya dengan kegiatan eco-mapping, suatu pengembangan inisiatif sekolah berwawasan lingkungan melalui pemetaan lingkungan. Dari situ, mereka membentuk tim Aksi Pelajar Peduli Lingkungan (APPEL).

Pantas saja ya, sekolah dengan sebutan Smabasa ini termasuk Sekolah Adiwiyata. Tim penggerak kegiatan ini melaksanakan tugas seperti piket menyirami tanaman, mengadakan razia sampah, mengadakan kegiatan Jumat bersih. APPEL juga membuat lomba poster bertema lingkungan.

Habib Fajar Awaluddin Habib Fajar Awaluddin

Kendalanya, ada siswa yang tak acuh dan meremehkan lingkungan. Mereka membuang sampah sembarangan. “Untuk mengatasi siswa yang membuang sampah sembarangan, kami mengadakan razia sampah. Razia ini kami lakukan dengan cara masuk ke setiap kelas dan mengecek serta mengambil sampah dari tiap kelas tersebut,” kata Ketua APPEL SMA Batik 1 Solo, Habib Fajar Awaludin, saat dijumpai Wartawan Siswa (Wasis) The Young.

Tim APPEL mengukur sampah di tiap kelas. Dari hasil pengukuran tersebut, kelas yang sampahnya banyak akan mendapat sanksi yang positif, yakni mengumpulkan tanaman untuk menghijaukan sekolah serta merawatnya.
Pemilik akun Instagram @habib.fajar ini juga menuturkan di sekolahnya terdapat tanaman hidroponik. Siswa sempat kesulitan merawatnya namun kematian tanaman bisa diatasi dengan pemberian obat tanaman.  Cara perawatannya pun mudah. Cukup mengganti air dan mengecek tanaman setiap hari. Yang penting tanaman cukup mendapatkan sinar matahari.

 



Related articles ALL POSTS
Berikan Tanggapanmu